…, itulah nama teman  yang baru ku kenal 3 bulan lalu. KKN lah yang mempertemukan aku dengannya. Seseorang yang awalnya perhatian padaku namun q tak menyadarinya seperti ungkapan teman KKN q.

Dia seorang laki-laki yang selalu melantunkan azan dan memimpin shalat di masjid raya Lubuk Minturun tempatQ menjalani kuliah kerja nyata. Wajahnya lucu dan imut or called baby face. Adi oh adi.

Awalnya q tak tau maksud sikapmu. Apa arti perhatianmu. Saat itu Q memang sedang mengalami kegelisahan hati akibat orang yang ku sayangi selama ini meninggalkanku begitu saja demi teman KKN q. Begitu mudahnya meninggalkan kasih sayangQ yang telah tertanam 1 tahun lamanya.

Bagai obat penawar luka yang diteteskan pada hatiQ , engkau hadir dalam keseharianku sebagai orang yang kukira menyayangiku. Berada disisimu menjadi kesejukan dan ketentraman serta penyejuk galau hatiQ. Tapi, sempat terlintas dipikiranku, apakah ini mimpi?

Malam minggu pertama, disaat hatiku benar-benar hancur karena kasih sayangQ diputus begitu saja oleh orang yang selama ini Q sayangi tanpa sebab. Namun, sms mu saat itu, seakan mengganti posisinya di hatiku. Q kirim pesan tak bisa malam minggu. Engkau balas dengan ga’ ada yang ngajak y? Balasan dari ku adalah karena q tak punya pacar lagi. Engkau pun kembali membalas, ”kalau pak gimana?

Sedikit terkejut dengan sms itu, karena q pikir engkau adalah seorang ustadz yang tak akan mungkin melontarkan kata-kata itu dalam masa studi seperti itu. Ternyata pendapatQ salah.

Masih ingatkah engkau dengan balasan dari Q saat itu??

Q membalas dengan 3 huruf saja, yaitu ”may”

Taukah engkau maksud sms Q itu apa? Q menerima untuk menjadi yourdarling but u tidak merespon lebih lanjut. Q pun tak ingin mengemis untuk  berharap menjadi orang yang engkau cintai saat itu. Karena Q tau itu tak mungkin. Esok harinya Q menelpon mu. Ku tanyakan apakah sms semalam itu serius atau becanda saja. Engkau pun menjawab serius. Tapi q masih tak percaya.

Hari-hari berikutnya berjalan dengan indah bagiku karena luka ku sedikit demi sedikit telah berangsur pulih. Hari-hari itu pun dipenuhi dengan kesibukan dengan mengirim pesan dan membalas pesan padamu.

Sms darimu selanjutnya seakan memberi perhatian padaku. Pesan-pesan yang membuat hatiku sedikit lebih nyaman dari yang sebelumnya. Taukah engkau bahwa saat itu q sangat terluka, jika ada yang menjadi penawar bagi luka itu, aq pun tidak menolak karena hal itu tak bisa dihindari. Benar tidak……..? ketika seseorang terluka lalu datang orang yang membawa penawar luka untuknya, dengan otomatis seseorang tersebut menerima obat penawar yang dibawanya.

Kebaikanmu untukku itu dirasa aneh oleh teman-teman yang lain. Kenapa…? betulkah itu semua…….?

3 bulan mengenalmu adalah waktu yang tersebut muda untuk bisa mengungkapkan rasa suka ataupun sayang. Terlalu dini untuk mengakui itu semua.

Hatiku kembali bertanya akan kebenaran dari pesanmu itu. Benarkah…….???

Lalu ketika engkau pernah bertanya padaku, emangnya dna menganggap pak sebagai apa??

Q jawab, habibi….

Q pikir balasan nya akan seperti itu pula tapi, kecewa nya aq ketika engkau membalas, klw pak tidak bisa mencintai seseorang begitu cepatnya. Air mataku jatuh saat itu. Seperti luka yang kembali sakit. Tapi lama kelamaan q sadar akan posisiku saat itu. Aku pun tak ingin terlalu berharap. Namun, komunikasiQ denganmu tak pernah putus kn???

Q pun memaksakan diri untuk menjadi orang yang bijaksana kArena seperti ungkapanmu qt adalah teman KKN yang bekerja sama demi tercapainya tujuan KKN. Iya khan……?

Hari selanjutnya q anggap biasa saja denganmu walau di hati penuh tanya apa maksudmu selama ne bersikap seperti itu padaq?

Sampai pada saat jalan keluar mencari warnet u’ online dan beli gunting kuku. Apa maksud dari kata2 mu itu….??? kenapa sepanjang jalan engkau bicara tentang mydarling? Dan yang mengejutkan bagiku, kenapa sewaktu dalam kamar warnet itu, engkau hadapkan tanganmu kehadapan mulutku??

Ku tak tau jelas apa maksudmu. Karena yang terpenting bagiku saat itu adalah bisa OL. Adi oh adi……

Entah apa yang kupikirkan saat itu, yang penting luka hatiku telah terobati. Tak terasa lagi bahwa ku telah disakiti secara perlahan.

Tw kah engkau hal yang paling mengejutkan bagiku? …….Na’am. ternyata qt sesuku. Ternyata engkau adalah mamak q. Ondeh mandeh, baru se bisa bajalan, kironyo kaki lah lumpuah pulo. Ibarat itulah q saat itu. Tapi pertanyaan tengku mahyuddin tentang suku itu telah menyadarkan q dari mimpi. Mimpi yang melambungkan q pada angan yang tak pasti.

Sejak saat itu lah q tak pernah serius lagi dalam membalas sms mu. Karena q tau engkau terlarang bagiku. Q selalu lawan ucapanmu dengan canda tawa. Walau dalam hati sedikit susssssah untuk mengakuinya. Tapi kenyataan itu harus diterima tanpa alasan apapun dan tanpa ada tawar menawar sedikitpun. Karena hati bukan untuk dijualbeli.

Mungkin engkau tidak akan percaya bahwa setelah q tau qta sesuku, q tak lagi menaruh apapun darimu. Tak berharap jadi yang terpenting dalam hidupmu. Saat itu q hanya melepaskan jenuh hati dalam menjalani hari-hari di posko karena teman lain  tak bisa sejalan denganku. Makanya q mencari pelarian padamu. Mengalihkan kebosanan di posko dengan bercerita all about you in the kost. Bertingkah seperti engkaulah orang yang spesial dalam hidupQ. Q tau engkau akan marah ketika mengetahui hal ini. Tapi tak ada pilihan jalan keluar selain itu pak. Q jenuh tinggal di posko dengan suasana yang selalu memanas. Dengan aroma permusuhan, persaingan, kecemburuan, gossip dan hal-hal yang jauh dari keseharianku selama ini. Kebiasaan ini tak bisa q terima makanya q alihkan pandangan padamu. Ketika berkumpul dengan teman dan keluarga di posko q selalu bersikap, bertindak dan berucap bahwa engkau adalah milikku, orang yang spesial dan terpenting bagiku. Mereka percaya akan hal itu. Banyak respon dari sekitar ketika mengetahui sikap q padamu seperti itu. Ada yang tak suka, tak terima, pasrah saja, mendukung dengan separoh hati entah iya entah tidak, serta ada pula yang tidak tau menau. Tapi bagiku, biarlah. Yang penting q tak ada hubungan apa2 denganmu. Dan qta adalah rekan KKN. Yang mesti menyelesaikan studi KKN ini dengan baik.

Maaf…………

Maaf…………

Tak usah repot untuk menimbulkan amarah padaku

Tak usah mengeluarkan energi untuk meluapkan ketidaksenangan terhadap hal ini.

Q adalah orang yang telah membuatmu terlibat dalam konflik hatiku. Q telah menyusahkanmu. Merepotkanmu. Jika diingat kembali, tak sepantasnya q lakukan hal itu padamu. Tapi, apa mau dikata, q tak bisa mengambil keputusan terbaik saat itu sehingga engkau menjadi korban dari ucapan dan sikapku yang tak baik.

Q menyesali hal itu, bahwa memang tak selayaknya q lakukan itu dahulu padamu. Padahal engkau telah baik padaku. Disaat teman yang lain tak ingat padaku, ternyata engkau masih mengingatQ. Disaat teman-teman jenuh menghadapi diriku dan penyakit yang q alami, engkau bersedia membantu. Disaat teman-teman yang lain tak bisa membantuQ, engkaupun mau membantu. Disaat yang lain tidak perhatian padaQ ternyata engkau masih memperhatikanku.

Maaf ya pak……….

Oya, satu rahasia terpenting dalam hidupQ yang mana orang lain tidak mengetahuinya secara detail kecuali keluargaQ akan Q ungkap padamu untuk menjawab kebingunganmu terhadap Q.

aQ punya penyakit yang sampai saat ini belum bisa sembuh. Yaitu paru-paru. Allah telah mengurangi nikmat kesehatan pada Q 6 tahun lalu. Ketika q menuntut ilmu di Padang Panjang. Disana Q telah mencoba untuk bertahan hidup melawan penyakit paru-paru yang Q derita pada tahun 2003. Paru-paru yang makin lama makin mengisut. Tapi itu terjadi setiap saat Q merasa kedinginan. Q tak bisa bertahan lebih lama dalam kondisi dingin. Sekuat apapun Q menahan sakit itu akhirnya Q pingsan jua. Ingin seperti anak lain tapi Allah telah menggariskan yang lain padaQ. Yang paling aneh dari penyakitQ itu adalah penyakit itu selalu datang menghampiri setiap 3 tahun. Setiap 3 tahun itu, ada saja peristiwa yang membuat Q tak bisa bertahan dengan kondisi tubuh ini. Akhirnya, pingsan lagi………

seperti pada tahun 2003, awal q mendapati penyakit ini bersarang ditubuhku. Setiap malam di padang panjang yang dingin itu, Q muntah sambil tidur. Ketika tidur, badan dingin sesuai dengan cuaca yang dingin. Keesokan harinya q dapati selimut, bantal dan baju dipenuhi dengan muntah, kepala pusing, perut sakit, tak bisa apa-apa. Itu Q alami 3 bulan lamanya ketika akan mengikuti ujian UAN yang baru saja dicetuskan pada masa itu. 1 bulan di padang panjang, 1 bulan di padang dan 1 bulan kembali di padang panjang. Itu jualah yang menyebabkan q tak bisa melanjutkan studi di padangpanjang walaupun dapat tawaran masuk sekolah unggulan.

Tahun 2006, penyakit itu kembali menghampiri. Q terkenal dengan siswa yang tidak pernah upacara sampai selesai dalam tahun 2006 itu. Setiap upacara bendera di hari senin, q selalu pingsan. Pingsan dalam barisan, pingsan di kelas, pingsan di labor biologi, di perpustakaan, di masjid, di labor komputer, kafe dan dijalan. Q terkenal dengan siswi yang sering pingsan. Tapi jangan salah lho…… walaupun sakit, prestasi selalu number one. Hehehe (ga’ enak juga mengingat masa lalu yang sedih dengan tanpa canda, makanya diselipkanlah sedikit canda. Hehehehehe……)

Tahun 2009, q pernah pingsan di kampus sewaktu kuliah. Untung az dosen x udah keluar jadi ga’ marah.

Masih di tahun 2009, ketika KKN di LUMIN, yang notabenenya merupakan daerah dingin. Q juga pernah pingsan beberapa hari setelah sampai di posko. Yang menggemparkan suasana posko, sehingga myfather datang. Dibilang kesurupan pula tuh. Ondeh mandeh sajak bilo se dna kesurupan?????

Mudah2 an penyakit itu tak datang lagi di tahun 2012 ya pak…………..

Q takut, jika terus seperti ini maka Q tak bisa menjalani hidup dengan indah karena selalu dibayangi dengan saaaaaakiiiiiiiiiit

Dan sakit ketika jatuh di depan pintu dapur itu, bukan pingsan lo pak…… saat itu cuaca dingin, perut kosong, aktivitas padat, makanan yang akan dimakan tiada, akhirnya, terjatuhlah karena tersandung semen di pintu dapur itu. Waktu itu banyak bintang-bintang yang menghiasi penglihatan. Cz sudah sangat kelaparan. Tak jelas lagi melihat orang sekitar termasuk bapak sendiri. Hehehehehehe…..

Yang terakhir, dalam masa KKN, sakit di daerah Balai Baru ketika akan pulang ke posko KKN. Itu memang tidak ingat kronologisnya seperti apa (karena belum ada yang cerita). Yang penting saat itu, sakit x minta ampun. Tak tertahankan.

Akhirnya Q mengucapkan terima kasih pada mamak Desriadi atas kebaikannya selama ini. Dan masalah hati, I wanna try to forget it because you are my mak etek hehehehehehe……

Dan maaf yang setulus-tulusnya, karena telah membuka topic me and U di posko KKN.

Q berharap di hari-hari berikutnya, qta adalah sahabat. Tapi jika engkau tidak menginginkannya Q tak memaksa hal itu. Terima kasih telah mau membaca isi hati seseorang yang bercita-cita menjadi penulis sejati.

Setiap detik q selalu berdoa pada Mu

Rindu akan kehidupan yang bahagia

Ingin dapat menikmati hidup normal kembali

Risau hatiku jika

Aq tak dapat membahagiakan orang tua

Hingga mereka

Merasakan bahwa

Aq adalah anak yang berhasil

Dengan didikannya selama ini

Hidup Q ini tiada arti jika

Engkau tak lagi ridha padaQ ibu

Namun, q tak akan pernah membuatmu terluka

Ampuni anakmu ini dan doakanlah agar bisa mencapai cita-cita

Demi cinta

Es di kutub akan dileburkan

Singa pun dianggap kucing

Ranjau dianggap hiasan

Indah sekejap

Aman seketika

Damai sementara

Itulah yang tak ku mengerti……

Mamak jan lupo an kamanakan nda’???? ingat pepatah….. anak dipangku kamanakan dibimbing. Jadi jan lapehan tangan kamanakan nda’!!!! hehehehe

Mudah-mudahan mamak nd’ berang. Aamiin………

5 bulan kemudian………

5 bulan setelah penGakuan dirimu yang mengatakan sesuku denganku ternyata tanpa diminta dan dipaksa kaKakmu mengungkapkan bahwa qta bukanlah sesuku. Tak terbayangkan lagi bagaimana rasanya saat       itu, mengapa engkau dustai aku. Mengapa kau buat hati ini kEcewa karena kebohonganmu?

Yang jelas bagIku tak bisa maraH dan membencimu karena aku rasa kagum, sayang dan cintaQ padamu lebih besaR daripada sebuah kebOhongaNmu iTu.