di awal mula kehidupan, engkau dirikan bangunan yang teramat indah dan sepertinya kokoh. 2 tahun berjalan menapaki kehidupan di atas bangunan yang dianggap kokh. barulah diketahui bahwa bangunan indah itu dibangun di atas tanah yang bersengketa. untuk apa gunanya engkau berikan bangunan indah itu, jika ternyata dilandasi dengan sengketa?
aku terhina dengan kebohonganmu.
maaf aku tak suka dibohongi…
tinggalkan saja aku……………..
dengan serpihan hatiku atas bangunan cinta yang indah di atas sengketa